27/04/10

Saudara Kembarku


saudara kembarku
semalam kau datang dalam mimpiku
membawa cawan ungu
berisi setetes kopi susu

agar aku tahu manis diantara pahitmu
agar aku tahu putih diantara hitammu

saudara kembarku
lama kau sembunyi di puncak BANJARWATI
dalam pencarian debu kapur putih

saudara kembarku
pernah sehari kepergianmu
aku mengikutimu
kulepas ragaku untuk menjagamu
karena aku takut kau tersesat
nol koma satu derajat
dari deretan kata munajat

saudara kembarku
terima kasih kau luangkan sedikit waktu
menemuiku lagi meski dalam mimpi
meski tanpa celoteh lirih

saudara kembarku
kau datang untuk aku pergi

Pertengahan April
NOEL.ESES (Ainul Hidayat)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar